Jawaban Brilian dari Djarot Sore Ini Menampar Sandiaga Uno yang "Pamer" Super Kaya

adsense 336x280 60detik.ID - Belum berakhir! Polemik adu argumen antara calon wakil gubernur nomor urut 3 Sandiaga Uno dan wakil gubernur petahana Djarot Saiful Hidayat kembali berlanjut. Setelah disindir tidak ngerti tentang orang super kaya tadi pagi, kini Djarot kembali merespon pernyataan Sandiaga.

 Namun sangat berbeda sekali kualitasnya, Djarot merespon dengan senyuman dan jawaban brilian kepada Sandiaga yang merasa dirinya super kaya itu. 

 
Bagi yang mungkin pagi hari ini bangun kesiangan sehingga tidak tahu tentang apa yang terjadi, saya akan ulangi sedikit ya. Polemik ini dimulai ketika Sandiaga meminta kepolisian untuk menunda pemeriksaan atas dirinya pada Selasa 20 Maret 2017 kemarin untuk kasus dugaan tindak pidana penggelapan pejualan lahan. Bukannya memberikan contoh yang baik dengan datang memenuhi panggilan polisi, calon wakil gubernur ini malah menggunakan alasan kampanye untuk meminta penundaan pemeriksaan kepada aparat yang berwenang.
Djarot lalu menyindir Sandiaga dengan membandingkan sikapnya dengan sikap Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang tidak pernah mangkir dari persidangan setiap hari Selasa. Tidak terima disindir demikian, Sandiaga pagi hari ini malah dengan sombongnya menyindir Djarot yang tidak paham kasus perseteruan orang super kaya. Mari kita baca ulang komentar-komentar kedua tokoh ini dalam 2 hari ini.
Penjelasan Sandi pada Selasa, 21 Maret 2017 (Sumber):
“Satu supaya tidak dipolitisasi. Kedua, ini kasus dua orang berseteru. Enggak ada hubungan dengan warga Jakarta,” kata Sandiaga di Kramat, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2017).
“Setelah tanggal 19 April saya akan penuhi panggilan tersebut. Tapi apa pun keputusannya, saya akan patut dan taat dengan hukum,” kata Sandiaga.
Komentar Djarot pada Selasa, 21 Maret 2017 (Sumber):
“Pak Ahok itu lho setiap Selasa masih disidang, enggak pernah mangkir, taat pada hukum ya enggak,” ujar Djarot di Kebon Jeruk, Selasa (21/3/2017).
“Ya (kegiatan) semuanya juga padat,” ujar Djarot.
“Pak Ahok karena tekanan massa seperti itu tetap diproses ya, setiap Selasa dia sebagai pesakitan atau terdakwa,” ujar Djarot.
Sindiran Balik Sandiaga pada Rabu, 22 Maret 2017 (Sumber):
“Ini perseteruan dua orang super kaya. Mungkin Pak Djarot enggak ngerti kasusnya, kasihan juga komentar sesuatu hal yang dia tidak mengerti,” kata Sandiaga di Recapital Building, Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017).
“Sebagai warga negara, saya komit dan patuh terhadap hukum. Kami hormati proses hukumnya dan tunggu jawaban dari kepolsian boleh gak tunggu (tunda) kasus ini,” ujar Sandiaga.
Respon Terbaru Djarot yang Brilian pada Rabu sore, 22 Maret 2017 (Sumber):
“Jelas saya enggak mengerti, kan bukan kami yang berseteru. Maka, supaya semua orang mengerti perseteruan dua orang super kaya itu, ya datang dong (saat dipanggil polisi),” kata Djarot di Sunter Agung, Jakarta Utara, Rabu (22/3/2017).
“Berarti memang ada masalah kalau seperti itu,” ujar Djarot.
“Saya angkat topi Pak Sandiaga sukses, punya integritas, sehingga kini menjadi pengusaha yang super kaya,” kata Djarot terkait pernyataan Sandiaga bahwa kasus itu menyangkut orang super kaya. (seword)
adsense 336x280