SBY: Gubernur Jakarta Harus Berani Hentikan Reklamasi

JAKARTA – Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan agar warga Ibu Kota tidak salah pilih dalam Pilgub DKI Jakarta, Rabu 15 Februari 2017. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu pun menyebut kriteria calon pemimpin Jakarta ialah harus bisa memajukan perekonomian. Selain itu, sebagai orang nomor 1 di Ibu Kota, ia juga harus bisa meningkatkan taraf hidup warganya.

“Juga gubernur yang bisa memajukan perekonomian Jakarta, meningkatkan taraf hidup rakyat, dan mengurangi pengangguran agar saudara-saudara kita mendapatkan lapangan pekerjaan yang halal dengan penghasilan yang layak,” jelas sosok yang akrab disapa SBY di akun Facebooknya, Minggu (12/2/2017).

SBY menambahkan, gubernur harus bisa menggalakkan investasi dan bisnis, termasuk usaha mikro, kecil dan menengah. Bahkan, gubernur juga mesti mampu melaksanakan pemerintahan yang baik dan birokrasi yang memberikan pelayanan terbaik bagi warganya.

“Gubernur yang memajukan pendidikan dan kesehatan masyarakat, agar anak-anak Jakarta makin pintar dan warganya semakin sehat. Gubernur yang memiliki komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru, termasuk guru-guru agama, kesejahteraan pegawai dan karyawan Pemprov Jakarta,” imbuhnya.

Persoalan lain yang juga diminta SBY terhadap calon gubernur ialah harus memikirkan dan membangun perumahan rakyat tanpa melakukan penggusuran sewenang-wenang. Tak hanya itu, ia juga meminta gubernur yang memperhatikan nasib dan masa depan kaum perempuan dan anak-anak, serta kemudahan bagi para difabel.

“Gubernur yang bisa mengatasi kemacetan, banjir, air bersih & air minum dan pengelolaan sampah dengan cara-cara yang lebih baik. Juga Gubernur yang mampu menjaga keamanan Jakarta, sehingga kejahatan dan gangguan keamanan dapat diperangi dengan baik, termasuk kejahatan narkoba yang menghancurkan generasi bangsa. Gubernur yang mampu memberdayakan RT & RW untuk memastikan semua warga di manapun mendapatkan pelayanan, kemudahan dan jaminan keamanan di lingkungannya,” sambungnya.

“Gubernur, yang setelah dilakukan pengkajian, berani menghentikan obyek-obyek reklamasi yang nyata-nyata merusak dan tidak memenuhi syarat, serta tidak memberikan solusi bagi para nelayan dan warga yang kehilangan mata pencahariannya,” tandasnya. (sym)
(erh/okezone)
  • Terpopuler Minggu Ini