Soal Perkataan Anies, Ahok Minta Warga Cek Data

adsense 336x280

Jakarta, 60Detik - Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama meminta warga untuk aktif mengecek data agar bisa menilai janji dan opini yang dibangun para kandidat dalam debat terbuka jilid kedua, Jumat (27/1).

Menurut Ahok, sapaan Basuki, pengecekan data dapat dilakukan warga melalui berbagai media sosial. Ia juga meminta warga mengecek kebenaran hasil survei Ombudsman terhadap kepatuhan Kementerian dan Lembaga dalam Pelayanan Publik di tahun 2015.

Permintaan itu disampaikan setelah Ahok mendengar bantahan cagub nomor urut tiga Anies Baswedan ihwal hasil survei tersebut. 
 
Saat debat terbuka kedua berlangsung, Anies berkata dirinya telah berhasil membawa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menempati urutan ke-9 dalam survei yang dilakukan Ombudsman.

Sebelumnya, Ahok menyindir Anies telah gagal membawa Kemendikbud berprestasi dalam pelayanan publik. Alasannya, saat ia menjadi menteri Kemendikbud menempati urutan buncit dalam survei.

"Itu Ombudsman melakukan survei di 2015 Maret, Mei, Agustus, dan Oktober di masa beliau jadi menteri. Ya kadang kalau suka ngomong opini saya tidak mau terlalu lindungi lagi lah," kata Ahok di Menara Bidakara.

Ahok pun memaparkan bahwa selama ia berkuasa Jakarta telah menerima empat penghargaan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Keempat penghargaan itu termasuk daerah yang inovatif dan berhasil mencapai Milenium Development Goals (MDGs).

Menurutnya, tak mudah membawa DKI Jakarta hingga menerima penghargaan dari Bappenas. Sebabnya, tiap tahun banyak warga berpenghasilan rendah yang datang ke ibu kota untuk mengadu nasib.

"Justru Jakarta lebih susah karena kenapa? Orang miskin kan datang terus. Yasudahlah debat mah bisa saja bangun opini. Saya kira masyarakat kita sekarang cerdas kok bisa cari semua data yang kami bicarakan, bisa dilihat dengan baik," katanya.(CNN Indonesia)


adsense 336x280