Reaksi Ahok saat Ketum MUI Sebut Dirinya Menghina Ulama


60Detik, Jakarta - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menjadi saksi pertama yang memberi keterangan pada sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang digelar di Auditorium Kementan, Selasa (31/1/2017).

Pada sidang ke delapan ini, di depan majelis hakim, Ma'ruf menyebut hasil pengkajian dan investigasi MUI menyimpulkan Ahok telah menista Alquran dan menghina ulama.

"Ucapan itu adalah penodaan agama karena (Ahok) memposisikan Alquran sebagai alat menyebar kebohongan dan yang (biasa) menyampaikan ayat itu kan ulama maka kesimpulannya penodaan Alquran dan ulama," ujar Ma'ruf di depan majelis hakim.



Baca Juga
Sejak Ahok Cuti, Pelayanan Di di Pulau Seribu Acak-acakan

Mendengar pernyataan Ma'ruf tersebut, Ahok tampak tertunduk. Sesekali Ahok membenarkan letak kacamatanya yang  turun.
Menurut Ma'ruf, ucapan Ahok "dibohongi pakai Almaidah" berarti Ahok mengatakan Al Maidah 51 adalah alat untuk membohongi orang. Sedangkan penyampai ayat Alquran adalah ulama. Maka, Ahok juga telah menghina ulama dengan mengutip Al Maidah 51.

Setelah hakim menanyai Ma'ruf letak penodaan agama dalam ucapan Ahok, giliran tim kuasa hukum Ahok yang mencecar Ma'ruf Amin letak penghinaan ulama di kalimat Ahok.

Baca Juga:


 

"Di mana letak menghina ulama?," tanya kuasa hukum Ahok.
"Karena biasanya yang menafsirkan Alquran adalah ulama," jawab Ma'ruf.
Mendengar jawaban Ma'ruf, Ahok yang semula menyimak dengan duduk tegak kembali menunduk. Sesekali dia membaca BAP Ma'ruf. (Liputan6.com)

  • Terpopuler Minggu Ini