Politisi Demokrat: "HOAX" Jadi Alat Penyingkir Lawan Politik

adsense 336x280

60Detik - Jakarta – Kabar bohong atau hoax menjadi salah satu instrumen oleh kelompok yang tidak menghendaki bangsa Indonesia hidup rukun dan damai. Hoax juga digunakan sebagai alat adu domba masyarakat.
Demikian disampaikan Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Benny K Harman usai jumpa pers terkait Natal Nusantara PD di Jakarta, Jumat (20/1).

Hoax itu menurut saya, dipakai jadi alat menyingkirkan lawan politik. Demokrasi tidak sehat,” kata Benny.
Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR tersebut, hoax tumbuh berkembang dalam masyarakat yang antiperbedaan. Akibatnya, hoax menjadi instrumen mengekpresikan sikap yang mungkin berbeda dengan sikap umumnya. “Tidak ada ketulusan, kejujuran, takut menunjukkan hidung. Akhirnya orang bikin akun palsu kan begitu,” ujarnya.
Baca Juga: Sylvi: Pak Anies sudah Masuk Alexis Lihat Surga Dunia Belum?
Baca juga: Kasus Ahok Banyak Kejanggalan

“Lawan politik didiskreditkan oleh hoax. Menurut saya ini sungguh tidak bagus untuk demokrasi. Untuk Indonesia yang beraneka ragam suku bangsanya.”
Oleh karena itulah, dia menyatakan, sebuah kewajaran apabila Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gelisah dan resah dan maraknya hoax. “Di mana-mana hoax dibikin, tidak jelas ujung pangkalnya, siapa yang memproduksi hoax, siapa yang menyebarkan,” tegasnya.

Sebelumnya, SBY melalui akun Twitter-nya @SBYudhoyono mencuit terkait hoax pada pukul 14.00 WIB, Jumat (20/1). “Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru fitnah & penyebar “hoax” berkuasa & merajalela. Kapan rakyat & yg lemah menang? *SBY*,” tulis SBY. (beritaSatu)

Baca Juga: Kapolri Tak Kan Biarkan Rizieq lolos dari jeratan Tersangka
Baca Juga:(1) MUI Mengobral Harga Diri Bangsa 
Baca Juga:  Megawati Tertawai Permintaan Rizieq adsense 336x280