Periksa Rizieq, Polda Metro Libatkan TNI Amankan Massa FPI




60detik - JAKARTA - Ribuan massa diklaim bakal melakukan aksi untuk mengawal pemeriksaan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab terkait ucapannya soal lambang palu arit pada cetakan uang baru yang dikeluarkan Bank Indonesia di Mapolda Metro Jaya hari ini, Senin (23/1/2017).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengamankan aksi tersebut. Aparat TNI dan personel tambahan dari Mabes Polri akan mengawal massa FPI yang akan datang mengawal pemeriksaan Habib Rizieq.

"Kita pengamanan ini dibantu oleh TNI juga, ada kemudian dari Mabes Polri juga ada, yang terpenting nanti kegiatan bisa berjalan dengan baik," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Minggu 22 Januari 2017.
Argo tak merinci berapa jumlah personel gabungan yang akan diterjunkan mengawal massa dari FPI yang rencananya akan long march dari Masji Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ia hanya memastikan bahwa personel gabungan ini cukup mengawal massa tersebut. "Yang penting cukup," ujarnya.



Baca juga: Kasus Ahok Banyak Kejanggalan
Baca Juga: Kapolri Tak Kan Biarkan Rizieq lolos dari jeratan Tersangka
 

Seperti diketahui, pemanggilan Habib Rizieq ini bermula dari ceramahnya yang diunggah di YouTube oleh akun FPI TV pada 25 Desember 2016. Dalam ceramahnya tersebut, ia menyatakan bahwa ada lambang palu arit pada mata uang baru.

Habib Rizieq mengatakan sempat menemukan mengenai beredarnya dua versi uang pecahan Rp100.000 lama. Pada salah satu versi, pihaknya menemukan hologram lambang BI yang sebagian hurufnya disamarkan dan sebagiannya lagi ditonjolkan.

Bagian yang menonjol tersebut dinilai mirip simbol palu arit yang identik dengan PKI. Hal itu, menurut Habib Rizieq, telah diprotes beberapa kelompok masyarakat di daerah. Uang pun sempat ditarik dan digantikan dengan yang baru.

Namun ternyata, Habib Rizieq mengatakan kembali menemukan logo mirip palu arit pada uang baru tersebut. Bahkan, ia mengungkapkan bakal segera melaporkan Gubernur BI Agus Martowardojo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Mabes Polri terkait logo mirip palu arit itu. (fas)
(kha) (Okezone)


Baca Juga: MUI Mengobral Harga Diri Bangsa 
  • Terpopuler Minggu Ini