PMII Malra Resmi Dinakhodai Wokanubun

Advertisemen

Wokanubun : “PMII harus jauh lebih baik dari sekarang”


Langgur, Malukupost.com - Thalib Budin Ali Wokanubun akhirnya terpilih secara demokrasi sebagai Ketua Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Maluku Tenggara Masa (Malra) masa bhakti 2016-2017, saat pemilihan ketua PMII di Langgur, Senin, (7/11) kemarin. Wokanubun saat dikonfirmasi di Langgur, Rabu (9/11) mengatakan dirinya ingin menjadikan PMII Maluku Tenggara jauh lebih baik dari PMII yang sekarang. “Saya ingin jadikan organisasi PMII jauh lebih baik dan sebagai laboratorium belajar dimana mahasiswa-mahasiswa Islam pluralis yang tidak memandang rasis primordial dan sebagainya, mahasiswa yang bisa belajar tentang keindonesiaan, kenegaraan,” katanya. Dijelaskan Wokanubun, hal tersebut sesuai dengan visi dan misinya yang ingin membentuk PMII yang toleran, PMII yang melihat agama hadir di Indonesia bukan semata-mata mengklaim kebenaran seperti yang ada tetapi Islam yang beradil, keadilan dan bertoleran. “Dalam melaksanakan tugas sebagai Ketua PMII Maluku Tenggara, saya akan melakukan roadshow ke komisariat-komisariat untuk membina kader-kader untuk memberi penguatan dari bawah. Wokanubun katakan, pihaknya juga akan bermitra dan bersahabat dengan Pers, OKP dan semua elemen-elemen yang ada di Kabupaten Maluku Tenggara. Terkait dengan sejumlah program yang sudah disiapkan, Wokanubun mengungkapkan bahwa program inti yang dilakukan yakni melaksanakan seminar-seminar tentang narkoba, karakter kebangsaan dan kepemudaan.
Langgur, Malukupost.com - Thalib Budin Ali Wokanubun akhirnya terpilih secara demokrasi sebagai Ketua Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Maluku Tenggara Masa (Malra) masa bhakti 2016-2017, saat pemilihan ketua PMII di Langgur, Senin, (7/11) kemarin.

Wokanubun saat dikonfirmasi di Langgur, Rabu (9/11) mengatakan dirinya ingin menjadikan PMII Maluku Tenggara jauh lebih baik dari PMII yang sekarang.

“Saya ingin jadikan organisasi PMII jauh lebih baik dan sebagai laboratorium belajar dimana mahasiswa-mahasiswa Islam pluralis yang tidak memandang rasis primordial dan sebagainya, mahasiswa yang bisa belajar tentang keindonesiaan, kenegaraan,” katanya.

Dijelaskan Wokanubun, hal tersebut sesuai dengan visi dan misinya yang ingin membentuk PMII yang toleran, PMII yang melihat agama hadir di Indonesia bukan semata-mata mengklaim kebenaran seperti yang ada tetapi Islam yang beradil, keadilan dan bertoleran.

“Dalam melaksanakan tugas sebagai Ketua PMII Maluku Tenggara, saya akan melakukan roadshow ke komisariat-komisariat untuk membina kader-kader untuk memberi penguatan dari bawah.

Wokanubun katakan, pihaknya juga akan bermitra dan bersahabat dengan Pers, OKP dan semua elemen-elemen yang ada di Kabupaten Maluku Tenggara.

Terkait dengan sejumlah program yang sudah disiapkan, Wokanubun mengungkapkan bahwa program inti yang dilakukan yakni melaksanakan seminar-seminar tentang narkoba, karakter kebangsaan dan kepemudaan.

“Yang lebih baik itu adalah lebih cenderung kepada kegiatan-kegiatan dialog untuk mengimbangi action di lapangan,” ungkapnya.

Wokanubun menambahkan, PMII Maluku Tenggara juga akan membangun relasi dan hubungan kemitraan yang baik dengan pemerintah kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, teristimewa dalam hal pengembangan kepariwisataan dan perikanan. (MP-15)
Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments