Ramuan TRadisional Pereda Flu

adsense 336x280

Flu merupakan jenis penyakit yang menular, yang diakibatkan virus Influinza. Biasanya flu berjangkit pada suhu udara lembab atau dingin, terutama saat musim penghujan.

Gejala Flu: Demam mendadak, batuk, pilek, badan dingin, sakit kepala dan badan lemah.

Saat kondisi badan dalam keadaan baik, serangan influenza tidak akan menimbulkan akibat yang terlalu berat. Namun ketika kondisi tubuh lemah, virus influenza mudah menyerang dan mengakibatkan keadaan parah yang jika tidak segera teratasi dapat menyerang otak dan menimbulkan gejala seperti rasa nyeri di kepala, insomnia, menurunnya kesadaran, kejang, depresi mental, radang saraf, dan lain-lain.

Berikut beberapa ramuan tradisional pereda Flu:

1. 15 gram jahe dan 2 batang daun bawang putih direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Pemakaian : Konsumsi 2 kali sehari

2. Peras 1 buah jeruk purut matang yang berair, lalu seduh airnya dengan 60 ml air panas.

Pemakaian : Minum sekaligus selagi hangat.

3. 10 gram bawang putih, 10 gram bawang merah, dan 10 gram jahe diiris-iris lalu diseduh dengan air mendidih kemudian tempatnya ditutup selama 15 menit. Setelah itu, jahenya dibuang, sedangkan bawang putih dan bawang merahnya bisa dimakan dan airnya diminum.

Pemakaian : Konsumsi 2 kali sehari

4. 30-60 gram sawi tanah dan 10-15 gram bawang putih direbus dengan air secukupnya kemudian airnya diminum selagi hangat.

Pemakaian : Konsumsi 2 kali sehari

5. 60 gram tanaman sawi tanah dan 15 gram bawang putih direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusannya diminum selagi hangat.

Pemakaian : Konsumsi 2 kali sehari

6. Cuci bersih 15 gram daun gandola segar, lalu rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan tambahkan sedikit garam sambil diaduk hingga larut.

Pemakaian : Minum sekaligus.

7. Parut ¼ butir buah kelapa dan 1 rimpang kencur sebesar ibu jari, lalu campurkan. Setelah itu, tambahkan 1 gelas air matang, lalu peras.

Pemakaian : Minum 1 kali sehari.

8. Siapkan 2,5 cm rimpang jahe (dikupas dan diparut), ½ sendok teh cabai bubuk kering, 2 sendok makan air jeruk lemon, 1-2 siung bawang putih (digerus halus), dan madu sesuai selera. Rebus jahe dengan 2 gelas air, kecilkan api, dan biarkan selama 5 menit. Tambahkan cabai bubuk dan rebus kembali selama 1 menit. Angkat ramuan, lalu tambahkan air jeruk lemon, bawang putih, dan madu. Diamkan sebentar, lalu saring.

Pemakaian : Minum hangat-hangat.

9. Rebus 100 gram jahe segar yang diiris-iris beserta dengan 1 batang kayu manis yang dipecah-pecah, 1 sendok teh ketumbar , 3 buah cengkih, dan 1 iris jeruk lemon dengan 500 ml air. Setelah mendidih biarkan selama 15 menit. Angkat, saring. Untuk menambah rasa, dapat ditambahkan madu.

Pemakaian : Minum hangat, 1 cangkir setiap 2 jam.


adsense 336x280